(MA HUSNUL KHATIMAH)
Terimakasih
Terimakasih
By : Taufik Hidayat,
2E PGSD ; 2012
![]() |
| Guru-guru MA Husnul Khatimah |
Dahulu kala
ketika saya masih berstatus sebagai siswa, saya adalah termasuk siswa yang
bandel, saya selalu berbuat sesuka hati saya, membolos, berkelahi, dan yang
lainnya. Kala itu saya tidak merasa berdosa sama sekali, guru memarahi saya
hampir setiap hari, namun itu hanya saya anggap suatu ocehan lama. Nanti juga
hilang sendiri, hah…..!!! Dasar guru, apa sih yang kamu inginkan setiap hari
memarahi. Kayak orang tuaku saja.
Namun pandangan
itu seketika berubah saat saya menginjak sekolah menegah atas (SMA) tepatnya di
MA Husnul Khatimah, pertamakali saya masuk sekolah tersebut, hah… ada sesuatu
yang berbeda, saya adalah murid baru disitu, dan saya mendapat kehangatan
ketika pertama masuk disekolah itu, saya mulai mengetahui apa itu guru, dan
saya mulai menghargai jasa-jasa seorang guru.
Guru seorang
pahlawan, ya.. Guru-guruku di MA Husnul Khatimah telah menyadarkanku betapa
hebatnya seorang guru, dari yang dahulu aku memandang guru tak lebih dari orang
dewasa yang suka memarahi, kini berubah 1800 menjadi sesosok
pahlawan luar biasa.
Kini aku
becita-cita menjadi guru yang hebat layaknya guru-guruku di Ma Husnul Khatimah,
bukan karena apa karena mereka saya sadar apa itu mendidik, mendidik bukanlah
sekedar mengajarkan, menfasilitasi, membuat anak tahu. lebih dari itu.
Mendidik adalah memberikan
kasih saying yang tulus kepada anak-anak didik






0 komentar:
Posting Komentar